Senin, 06 Juni 2011

Romantis ga sich dia itu…


Mungkin banyak diantara kalian yang bilang “cowo gw tuh ga romantis banget sich..”. hmmmm
Sebenernya bukannya ga romantis tapi cara penyampaian nya aja yang berbeda. Seperti gw misalnya, klo ada cowo yang ngajak gw naik gunung ber 2 mungkin buat gw itu hal yang romantis banget. Tapi klo buat cewe-cewe lain mungkin hal itu bukannya romantis, yang ada malah nyiksa..hahaha… mungkin kebanyakan perempuan lebih suka di ajak pasangannya untuk dinner di sebuah restaurant terkenal, nonton atau menemani mereka belanja di mall.
Setiap manusia itu unik, mereka mempunyai cara berbeda dalam penyampaian pesan. Bahkan laki-laki yang super cuek sekalipun pasti punya sisi romantis lhooo….
Karena sisi romantis itu sangat personal, maka ga semua orang bisa mengimplementasikan atau menyampaikan secara langsung sisi keromantisan nya itu. Pengertian terhadap pasangan lah yang paling penting. Cobalah lihat pasangan mu dari berbagai sudut. Banyak cara para lelaki untuk menyampaikan sisi keromantisannya. Jangan berharap kamu mendapatkan sekuntum mawar putih kalau pasangan mu seorang yang cuek. Banyak wanita mempersepsikan bunga adalah benda yang romantis apalagi kalau di berikan pada moment yang tepat.
Jadi coba lihat, teliti serta cermati hal apa sich yang romantis menurut pasangan kalian….??

Rabu, 01 Juni 2011

Perjalanan Menuju Ranu Kumbolo


Tak banyak wanita yang gemar naik gunung, tapi saya adalah kaum minoritas itu. Betapa kita bisa menyaksikan Tuhan menciptakan bumi ini dengan sangat cantik. Kebetulan saya sudah di beri kesempatan untuk pergi ke tanah tertinggi di pulau Jawa. Semua para Pencinta alam pasti tau gunung mana yang saya maksud. Ya benar Semeru, dengan puncak Mahameru nya. Banyak orang yang memyebut Mahameru adalah puncaknya para Dewa. Perjalanan menuju Base camp Ranu Pani memang memakan waktu yang cukup lama dari malang. Bisa sampai sekitar 1 jam setengah untuk sampai ke danau Ranu Pani. Dari base camp peralanan dilanjutkan menuju puncak dengan melewati beberapa pos. hanya jalan setapak, tumbuhan dan pohon-pohon yang dapat kita lihat sepanjang perjalanan tidak, suara kicauan burung sesekali juga dapat  kita dengar. Salah satu yang membuat saya bersemangat untuk terus berjalan adalah saya sangat ingin melihat indah nya Danau Ranu Kumbolo yang sering diperbincangkan banyak orang itu. Benar saja, setelah lebih dari lima jam perjalanan terlihat air danau dari kejauhan. Karena ingin segera sampai saya dan teman-teman sampai berlari ingin cepat sampai di pinggir danau. Hmmm… tapi tidak semudah itu. Ternyata kami masih harus jalan kurang lebih setengah jam untuk mencapai tepi danau nya. Danau itu terlihat sangat indah dari atas. Kabut yang mengambang di atas air nya pun tampak sangat serasi dengan pohon-pohon yang ada di sekelilingnya. Saat itu hujan memang turun jadi kita tidak dapat menikmati keindahan danau secara maksimal. Tetapi untungnya hujan reda pada malam harinya dan kita bisa duduk di luar tenda. Tetapi itu hanya berlangsung beberapa saat, udara yang sangat dingin memaksa kami untuk kembali masuk ke dalam tenda. Saking tidak mau ketinggalan suasana pagi di Ranu Kumbolo kami rela bangun pagi-pagi sekali hanya untuk melihat keindahan danau. Benar saja apa yang kami lakukan tidak sia-sia, pemandangan pagi di Ranu Kumbolo begitu indah. Sampai tidak henti-hentinya kami berfoto-foto. Danau ini cukup luas tapi tidak seluas Danau Segara Anak nya Gn. Rinjani. Banyak orang-orang yang memanfaatkan air danau. Dari hanya sekedar main air, cuci muka sampai memasak. Terbayarlah perjalanan yang panjang tadi ketika kita sampai ke Ranu Kumbolo.  


Senin, 30 Mei 2011

Part 2

Semua bagai bayang ilusi
Ada tapi tak ada
Nyata tapi tidak dapat d sentuh
Hanya rasa yang dapat berbicara
Tak ada yang seindah saat jatuh cinta
Tak ada yang lebih indah dari di cintai

Dan tak ada hal yang terindah dari memiliki cinta itu
Sebuah hal yang hanya dapat di rasa
Tidak kasat oleh mata namun nyata

Bagai udara yang menjadi sumber kehidupan bagi manusia
Begitupun perasaan

Beruntunglah kalian yang dapat merasakan nya
Seberuntung kalian yang dapat dengan leluasa menghirup udara ini

Jadi jangan kalian sia-sia kan rasa itu...

Part 1

seperti baru tersadar
ternyata dirimu masih ada
entah semua yang terasa hampa atau kah memang kenyataan
berjalan gontai bagai hendak terbang tersapu angin
malam pun hanya diam, sedikit berseloroh sepoy-sepoy
seperti hendak menyampaikan sesuatu..

kau yang selalu menggenggam ku d saat ku rapuh kini tak nampak lagi
hanya semilir angin lalu yang merasuk hingga ke tulang
yang selalu mengusik keindahan hidup ku
yang selalu diam bagai tangis tanpa air mata
yang selalu membuatku gelisah disaat menunggu mu

aku akan tetap mengejar pelangiku hingga udara tidak dapat merasuk lagi ke jiwa ini...